Pengertian dan Sejarah Penyiaran
Penyiaran adalah pendistribusian muatan audio atau video kepada
pemirsa yang tersebar melalui berbagai medium komunikasi massa, namun umumnya menggunakan spektrum elektromagnetik (gelombang radio), dalam suatu
model satu-untuk-banyak. Salah satu contoh dari
penyiaran adalah radio, radio pertama kali ditemukan oleh Marconi pada tahun 1896. Pada
awalnya radio berfungsi sebagai alat untuk menyampaikan informasi dan berita
atau pun untuk kepentingan kenegaraan secara umum. Radio publik atau komersil
baru muncul pada tahun 1920-an. Sejak itu perkembangannya sangat pesat. Radio
merupakan sumber informasi yang kompleks mulai dari fungsi tradisional, radio
sebagai penyampai berita dan informasi, perkembangan ekonomi, pendongkrak
popularitas, hingga propaganda politik dan ideologi.
Sistem komunikasi radio adalah
sistem komunikasi yang tidak menggunakan kawat dalam proses perambatannya,
melainkan menggunakan udara atau ruang angkasa sebagai bahan penghantar. Radio
adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi
dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang
ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang
angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium
pengangkut (seperti molekul udara).
Pengertian radio menurut
ensiklopedia Indonesia, yaitu penyampaian informasi dengan pemanfaatan
gelombang elektromagnetik bebas yang memiliki frequensi kurang dari 300 GHz
(panjang gelombang lebih besar dari 1 mm).
Perkembangan penyiaran radio di
Indonesia diawali pada masa pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1925 oleh
Prof Komans, dan Dr De Groot yang berhasil melakukan komunikasi radio dengan
menggunakan stasiun relai di Malabar, Jawa Barat. Peristiwa ini kemudian diikuti
dengan berdirinya Batavia Radio Vereniging dan NIROM. Penyiaran
radio di Indonesia dimulai dengan berkembangnya radio amatir yang menggunakan
perangkat pemancar radio sederhana yang mudah dirakit. Tahun
1945, Gunawan berhasil menyiarkan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia
dengan menggunakan perangkat pemancar radio sederhana buatan sendiri.
Nama : Uuli Kufita Imtikhana
NIM : 1740210039
Tidak ada komentar:
Posting Komentar