Jurnalistik
Lahir dari Kebenaran
Pada
pertemuan kedua kita dengan bu Primi Rohimi di mata kuliah Jurnalistik, kita di
kenalkan dengan apa itu jurnalistik, bagaimana cara kita menjadi seorang
jurnalis dll. Jurnalistik adalah proses, teknik, ilmu pengumpulan, penuisan,
penyuntingan, dan publikasi berita. Menjadi seorang juenalis adalah sebuah
pekerjaan atau provesi yang menjadi dambaan banyak orang, khususnya kaum muda.
Menjadi dambaan karena dengan menjadi seorang jurnalis kita bisa menjadi orang
yang pertama kali tahu tentang suatu berita atau suatu kejadian karena saat itu
kitalah yang meliput berita tersebut, keuntungan lain menjadi seorang jurnalis
adalah pengetahuan kita, wawasan kita menjadi lebih luas dari umumnya
masyarakat karena itu adalah sebuah tuntutan yang harus dimiliki seorang
jurnalis.
Seorang
jurnalis harus memiliki karakteristik yang wajib dipatuhi ketika meliput berita
atau wawancara dengan seorang tokoh atau dalam kegiatan jurnalistik lainnya,
yaitu:
1. Klarifikasi,
ketika seorang jurnalis mendapatkan kabar berita harus di klarifikasi dengan
orang yang bersangkutan, karena tidak boleh seorang jurnalis asal
mempublikasikan berita tanpa di dahului dengan klarifikasi mengingat sekarang
sedang beredar berita hoax yang sangat meresahkan masyarakat.
2. Tidak
boleh berpihak, seorang jurnalis ketika mendapatkan sebuah berita tidak boleh
berpihak denga satu pihak saja harus netral dan mencari tahu dari kedua pihak
yang bersangkutan.
3. Jurnalis
lahir dari kebenaran, maka dari itu wajib bagi seorang jurnalis untuk selalu
membela mencari sebuah kebenaran karena pada hakikatnya seoarng jurnalistik
lahir dari sebuah kebenaran.
Uuli
Kufita Imtikhana
1740210039
Tidak ada komentar:
Posting Komentar